Pendidikan Merupakan Jalan Untuk Menemukan Makna Kehidupan

Pendidikan Merupakan Jalan Untuk Menemukan Makna Kehidupan

Pendidikan sering dipahami sebatas aktivitas belajar di sekolah, duduk di bangku kelas, mendengarkan guru, lalu pulang membawa tugas. Padahal, makna pendidikan jauh lebih luas dari itu.

Pendidikan adalah proses panjang dalam kehidupan manusia untuk mengenali diri, memahami lingkungan, dan membentuk cara berpikir yang lebih dewasa.

Melalui pendidikan, seseorang tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga belajar tentang nilai, sikap, dan tanggung jawab.

Di era modern seperti sekarang, pendidikan tidak lagi terbatas pada ruang kelas formal. Kita dapat belajar dari pengalaman hidup, interaksi sosial, buku, teknologi, bahkan dari kegagalan yang pernah dialami.

Setiap peristiwa dalam hidup sejatinya adalah guru yang mengajarkan sesuatu. Kesadaran inilah yang membuat pendidikan menjadi proses yang berlangsung seumur hidup, bukan berhenti setelah lulus sekolah atau perguruan tinggi.

Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter seseorang. Pengetahuan tanpa karakter dapat membuat seseorang kehilangan arah. Oleh karena itu, pendidikan seharusnya tidak hanya menekankan aspek intelektual, tetapi juga membangun nilai kejujuran, tanggung jawab, empati, dan kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai inilah yang kelak menjadi bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat.

Selain berdampak pada individu, pendidikan juga membawa pengaruh besar bagi lingkungan dan bangsa.

Masyarakat yang terdidik cenderung lebih terbuka terhadap perbedaan, mampu berpikir kritis, dan bijak dalam mengambil keputusan.

Hal ini secara tidak langsung berkontribusi pada terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan berkelanjutan.

Pendidikan menjadi fondasi dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Namun, penting untuk disadari bahwa setiap orang memiliki perjalanan pendidikan yang berbeda.

Tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama, dan tidak semua keberhasilan diukur dari nilai akademik.

Menghargai proses, berusaha sesuai kemampuan, dan terus belajar adalah bentuk keberhasilan itu sendiri.

Pendidikan bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang mau terus melangkah.

Pada akhirnya, pendidikan adalah sarana untuk menemukan makna kehidupan. Dengan belajar, seseorang mampu memahami tujuan hidupnya, mengenali potensi diri, dan memberi manfaat bagi orang lain.

Pendidikan mengajarkan bahwa menjadi manusia berarti terus bertumbuh, belajar dari masa lalu, dan berani melangkah ke masa depan dengan harapan dan semangat.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa

Menjadi mahasiswa itu kelihatannya menyenangkan tapi di balik itu semua ada banyak tekanan yang sering nggak kelihatan. Tugas yang numpuk, deadline yang datang barengan, tuntutan nilai bagus, belum lagi masalah pertemanan dan keluarga, semuanya bisa bikin kepala penuh.

Nggak heran kalau banyak mahasiswa yang akhirnya merasa stres, cemas, capek mental, dan kehilangan semangat. Kesehatan mental itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kalau badan sakit kita biasanya langsung istirahat.

Tapi kalau yang capek itu pikiran sering kali malah dipaksa terus jalan. Padahal kalau mental lagi nggak baik fokus jadi berantakan tidur nggak nyenyak dan apa pun yang dikerjain rasanya jadi berat. Lama-lama hal ini bisa bikin motivasi belajar turun dan kepercayaan diri ikut hilang.

Mahasiswa juga dituntut buat bisa ngatur waktu sendiri bertanggung jawab sama tugas dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru. Buat sebagian orang ini bukan hal yang mudah. Kalau semua tekanan itu dipendem sendirian tanpa cerita ke siapa pun beban di kepala bisa makin berat.

Menjaga kesehatan mental sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Misalnya tidur cukup, makan teratur, jangan lupa gerak atau olahraga ringan, dan luangkan waktu buat ngelakuin hal yang disukai. Selain itu penting juga buat nggak ragu cerita ke teman, keluarga atau orang yang dipercaya kalau lagi ngerasa capek atau tertekan.

Kalau mental kita sehat ngadepin kuliah dan segala dramanya juga jadi lebih enak. Kita bisa lebih fokus lebih semangat dan nggak gampang nyerah. Jadi jaga kesehatan mental itu bukan tanda lemah justru tanda kalau kita peduli sama diri sendiri dan pengen jadi versi yang lebih baik.

Pengabdian Mahasiswa Terhadap Bangsa dan Negara Indonesian

Pengabdian Mahasiswa Terhadap Bangsa dan Negara Indonesian

Pengabdian terhadap bangsa dan negara merupakan wujud nyata dari cinta tanah air yang di wujudkan melalui sikap, tindakan dan kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Setiap warga negara memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang berperan aktif dalam menjaga persatuan, kedaulatan, serta kemajuan bangsa indonesia sesuai dengan kemampuan bidang masing-masing.

Pengabdian terhadap negara tidak semata mata diwujudkan dalam bentuk perjuangan fisik atau pengorbanan besar seperti mereka yang berperang di garis depan, tetapi banyak hal yang bisa kita lakukan melalui hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai mahasiswa, kita bisa berbakti kepada bangsa dengan belajar rajin, datang ke kampus tepat waktu, dan mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh.

Selain itu, kita juga dapat menaati peraturan kampus, menjaga kebersihan di lingkungan kampus, serta menghormati dosen.

Walaupun terlihat sederhana, kebiasaan baik tersebut sangat bermanfaat untuk masa depan bangsa.

Dengan melakukan hal-hal kecil secara terus-menerus, kita sudah ikut berperan dalam membangun bangsa dan negara.

Temu Kangen Alumni POLIJE Angkatan 90, IKAPJ Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Beasiswa

Temu Kangen Alumni POLIJE Angkatan 90, IKAPJ Perkuat Silaturahmi dan Berbagi Beasiswa

IKAPJ sukses menyelenggarakan Temu Kangen Alumni POLIJE angkatan tahun 90, acara ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja pada hari sabtu, 27 Desember 2025 mulai jam 09.00 hingga sore hari jam 17.00.

Acara berlangsung dengan berbagai kegiatan yakni pembagian Beasiswa kepada mahasiswa dan mengelilingi kampus Politeknik Negeri Jember yang sudah mengalam banyak kemajuan.

Reuni merupakan momen yang sangat berarti bagi para alumni Politeknik Negeri Jember, terutama bagi mereka yang sudah lama tidak bertemu dengan teman-teman semasa kuliah.

Kesibukan pekerjaan, jarak geografis, serta tuntutan kehidupan sering kali membuat hubungan yang dulu dekat menjadi renggang.

Para alumni memiliki kesempatan untuk kembali menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan yang sempat terputus oleh waktu.

Salah satu manfaat utama reuni adalah menghidupkan kembali kenangan masa kuliah yang penuh perjuangan, canda, dan kebersamaan.

ikapj
docs: Foto bersama

Bertemu langsung dengan teman lama dapat membangkitkan rasa nostalgia yang memberikan kebahagiaan tersendiri. Cerita-cerita lama tentang kegiatan praktikum, tugas akhir, hingga pengalaman organisasi kampus menjadi bahan obrolan yang menghangatkan suasana dan memperkuat ikatan emosional antaralumni.

Reuni juga menjadi sarana yang efektif untuk memperluas dan memperkuat jaringan profesional. Alumni Politeknik Negeri Jember kini telah menempati berbagai posisi dan bidang pekerjaan yang berbeda.

Buyung masuk kuliah tahun 1990 dan lulus 1993 memberikan pesan dan kesan, “ terimakasih atas support adik adik IKAPJ yang telah membantu acara reuni 90, acara kemarin terkesan sangat luar biasa karena berhasil menghidupkan sambung rasa yang sudah terkubur selama 32 tahun, rasa haru, persaudaraan, kasih sayang, saling tukar pikiran. semoga IKAPJ selalu support dan memberi wadah untuk menyelenggarakan reuni semua angkatan dan memberi informasi untuk kemajuan almamater”. ucapnya

Dalam suasana reuni yang santai, sering kali muncul peluang untuk berbagi informasi seputar dunia kerja, bisnis, maupun kolaborasi profesional. Hal ini tentu sangat bermanfaat, baik bagi alumni yang sudah mapan maupun yang sedang mencari peluang baru.

Selain itu, reuni dapat menjadi wadah untuk saling berbagi pengalaman hidup dan inspirasi. Perjalanan karier, tantangan yang dihadapi, serta keberhasilan yang diraih oleh masing-masing alumni dapat menjadi motivasi bagi yang lain. Dari pertemuan ini, alumni dapat belajar satu sama lain dan mendapatkan sudut pandang baru yang berguna untuk pengembangan diri.

Manfaat lainnya adalah memperkuat rasa memiliki terhadap almamater. Melalui reuni, para alumni diingatkan kembali pada peran Politeknik Negeri Jember dalam membentuk keterampilan dan karakter mereka. Rasa kebersamaan ini dapat mendorong alumni untuk berkontribusi lebih jauh, baik dalam bentuk dukungan moral, jaringan industri, maupun partisipasi dalam kegiatan kampus.

Sebagai penutup Buyung juga menyampaikan pesan moral kepada adik adik alumni dan mahasiswa yang masih aktiv kuliah di POLIJE, Cakrawala itu luas dan indah, gapailah semua keindahan dengan ilmu pengetahuan, keterampilan, skill dan karakter yang baik. Tutup Buyung.

“Kompetitif diluar memang sangat kuat tapi yakinlah kualitas Alumni Politeknik Negeri Jember tidak kalah saing. Semangatlah belajar, percaya diri dan selalu mengembangkan sikap baik, jangan takut gagal, manfaatkan kesempatan, rendah hati, jujur, jadilah insan bertaqwa dan informatif, mencari info dari luar”
( Buyung )

Beasiswa IKAPJ: Dukung Alumni Politeknik Negeri Jember Melanjutkan Studi ke D4/S2 di POLIJE

Beasiswa IKAPJ: Dukung Alumni Politeknik Negeri Jember Melanjutkan Studi ke D4/S2 di POLIJE

Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ) kembali membuka kesempatan emas bagi para alumni Politeknik Negeri Jember (POLIJE) yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang D4 atau S2 di POLIJE. Program Beasiswa IKAPJ 2025 ini dirancang sebagai bentuk dukungan dan penghargaan bagi alumni yang berprestasi dan berkomitmen untuk terus berkembang bersama almamater.

beasiswa ikapj

Persyaratan Umum

Peserta yang ingin mendaftar Beasiswa IKAPJ wajib memenuhi beberapa ketentuan berikut:

  • Merupakan mahasiswa aktif PAJ (Program Alih Jenjang) atau S2 POLIJE.

  • Bersedia aktif dan terlibat dalam kegiatan IKAPJ.

  • Siap menaati seluruh aturan dalam kontrak beasiswa.

  • Memiliki IPK minimal 3,00.

Dokumen yang Diperlukan

Calon penerima beasiswa diminta menyiapkan dokumen berikut dalam satu file PDF (maksimal 5 MB):

  1. Foto terbaru berwarna dengan jas almamater.

  2. Foto Kartu Alumni.

  3. Fotokopi KTP/KTM.

  4. Fotokopi Kartu Keluarga (KK).

  5. Fotokopi ijazah terakhir.

  6. Fotokopi transkrip nilai terakhir.

  7. Bukti pembayaran UKT terakhir.

  8. Bukti telah diterima sebagai mahasiswa PAJ/S2 di POLIJE.

  9. Daftar Riwayat Hidup (CV).

  10. Surat pernyataan (dapat diunduh melalui tautan https://ikapj.or.id/format-surat-pernyataan ).

Jadwal Kegiatan Beasiswa IKAPJ 2025

  • Pendaftaran: 1 – 21 November 2025

  • Seleksi Berkas: 24 – 28 November 2025

  • Tes Wawancara: 29 November 2025

  • Pengumuman: 1 Desember 2025

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi IKAPJ di
🔗 https://ikapj.or.id/beasiswa-ikapj2025

Semangat Alumni untuk Berkontribusi

Melalui program ini, IKAPJ berharap dapat melahirkan lebih banyak alumni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berperan aktif dalam pengabdian kepada masyarakat dan pembangunan kampus.

Semangat “Bangga Jadi Alumni POLIJE” menjadi landasan utama dalam menciptakan jaringan alumni yang solid dan saling memberdayakan.

IKAPJ Dukung Mahasiswa Lewat Program Scholarship Hack 2025

IKAPJ Dukung Mahasiswa Lewat Program Scholarship Hack 2025

Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Scholarship Hack 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Jember.

Program ini dirancang khusus untuk membekali mahasiswa dan fresh graduate dengan strategi efektif dalam meraih berbagai beasiswa, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan beragam wawasan penting, mulai dari jenis-jenis beasiswa, persyaratan umum, tahapan seleksi, hingga bimbingan penyusunan dokumen pendukung seperti Curriculum Vitae (CV), motivation letter, study plan, dan surat rekomendasi.

Selain itu, peserta juga dibekali tips dan strategi menghadapi sesi wawancara, yang sering kali menjadi tahap paling menentukan dalam proses seleksi beasiswa.

Ketua IKAPJ, Firdaus Malik, menyampaikan bahwa keterlibatan alumni dalam kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata sinergi antara alumni dan mahasiswa aktif untuk meningkatkan daya saing akademik lulusan Politeknik Negeri Jember.

“Kami di IKAPJ berkomitmen untuk selalu mendukung mahasiswa Polije agar terus berkembang. Melalui kegiatan seperti Scholarship Hack ini, kami ingin membuka jalan agar mereka memiliki akses dan kemampuan lebih untuk bersaing mendapatkan beasiswa, baik nasional maupun internasional,” ujar Firdaus.

Ia juga menambahkan bahwa peran alumni tidak berhenti setelah lulus, melainkan terus berlanjut dalam bentuk pendampingan, mentoring, dan networking.

“Semangat alumni adalah semangat berbagi. Kami ingin setiap generasi Polije mampu melangkah lebih jauh,” imbuhnya.

Dengan terselenggaranya Scholarship Hack 2025, diharapkan semakin banyak mahasiswa dan lulusan Politeknik Negeri Jember yang mampu memanfaatkan peluang beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan membawa nama baik kampus di kancah nasional maupun internasional.

IKAPJ Dukung Penguatan Komunikasi Kesehatan di Era Digital Lewat HCDC 2025

IKAPJ Dukung Penguatan Komunikasi Kesehatan di Era Digital Lewat HCDC 2025

Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas dan kompetensi mahasiswa, 07/08/ 2025. Kali ini, IKAPJ berpartisipasi dalam kegiatan Health Communication Development Class (HCDC) 2025 yang mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Kesehatan di Era Digitalisasi untuk Mewujudkan Tenaga Kesehatan yang Adaptif dan Inovatif.”

Kegiatan yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Kesehatan Politeknik Negeri Jember ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus refleksi penting bagi mahasiswa dan calon tenaga kesehatan.

Melalui acara ini, peserta diajak memahami betapa vitalnya peran komunikasi yang efektif dalam dunia kesehatan, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu cepat.

Sebagai bentuk dukungan nyata, IKAPJ menghadirkan salah satu pengurusnya, Rizki Puspaning Safitri, S.ST, alumni Politeknik Negeri Jember jurusan kesehatan angkatan 2010 yang saat ini menjabat sebagai Komisi Organisasi IKAPJ, untuk berbagi pengalaman dan wawasan.

Rizki Puspaning Safitri saat penerimaan piagam

Dalam sesi pemaparan materinya, Rizki menekankan bahwa kemampuan komunikasi yang baik bukan sekadar keterampilan pelengkap, tetapi merupakan aspek kunci dalam pelayanan kesehatan. Ia mengajak peserta untuk memahami pentingnya komunikasi yang empatik, jelas, dan humanis agar dapat membangun kepercayaan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.

“Di era digital, komunikasi bukan hanya soal berbicara langsung dengan pasien, tetapi juga bagaimana tenaga kesehatan mampu memanfaatkan media digital untuk menyampaikan pesan kesehatan secara efektif dan bertanggung jawab,” ujar Rizki dalam penyampaiannya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi, mulai dari cara menyebarkan informasi kesehatan di media sosial hingga menjaga etika profesional dalam komunikasi digital.

Kehadiran IKAPJ dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara alumni dan mahasiswa Politeknik Negeri Jember.

Melalui keterlibatan aktif seperti HCDC 2025, IKAPJ terus berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan, agar mampu menjadi tenaga profesional yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di era digitalisasi.

Tonton video

IKAPJ Hadir Meriahkan Wisuda ke-48 Polije, Ajak Alumni Jaga Nama Baik Almamater

IKAPJ Hadir Meriahkan Wisuda ke-48 Polije, Ajak Alumni Jaga Nama Baik Almamater

Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali mencatat sejarah dengan menggelar Wisuda ke-48 yang berlangsung di GOR Perjuangan 45 Polije, Sabtu (11/10/2025).

Sebanyak 1.581 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dari empat kampus, yakni Kampus Utama Jember, Kampus 2 Bondowoso, Kampus 3 Nganjuk, dan Kampus 4 Sidoarjo.

Prosesi wisuda dilaksanakan selama dua hari, pada 11 dan 12 Oktober 2025, dan dihadiri ribuan keluarga, dosen, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Direktur Polije, Saiful Anwar, S.TP., M.P., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa tersebut.

“Wisuda ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polije, tetapi juga bagi seluruh orang tua dan masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di kampus vokasi unggulan ini,” ujarnya.

Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Polije karena kampus ini dipercaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai rujukan nasional program beasiswa tugas belajar atau alih jenjang pendidikan kesehatan.

Melalui program tersebut, tenaga kesehatan dari berbagai daerah di Indonesia dapat meningkatkan kualifikasi pendidikan dari Diploma 3 (D3) ke Sarjana Terapan (D4/S1) atau Profesi.

“Polije menerima amanah dari Kemenkes untuk melanjutkan keberlanjutan lintas jenjang di bidang kesehatan, khususnya ke jenjang S1 Terapan pada Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan,” jelas Saiful.
“Ini menjadi bukti nyata implementasi tagline Kemendikbud Saintek Berdampak bagi masyarakat.”

Menurutnya, kepercayaan pemerintah tersebut menegaskan posisi Polije sebagai salah satu kampus vokasi terbaik di Indonesia.

“Amanah ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan mutu sumber daya manusia dan layanan pendidikan di seluruh kampus Polije,” tambahnya.

prosesi penyerahan alumni kpd IKAPJ

Selain dari pimpinan kampus, dukungan dan kebanggaan juga datang dari Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ).
Ketua IKAPJ, Firdaus Malik, saat ditemui dilokasi dimana beliau juga bertugas pada prosesi penyerahan alumni setiap moment wisuda, menyampaikan apresiasi dan pesan inspiratif kepada para wisudawan.

“ Saya ucapkan Selamat kepada seluruh wisudawan Polije yang hari ini resmi menjadi bagian dari keluarga besar alumni. Gelar yang diraih bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk berkontribusi nyata di masyarakat,” ujar Firdaus.

Ia juga menegaskan bahwa peran alumni Polije telah terbukti di berbagai sektor industri dan pemerintahan, serta menjadi bukti nyata kualitas lulusan kampus vokasi tersebut.
“Kami, para alumni, siap mendukung dan membuka jejaring kolaborasi bagi lulusan baru agar bisa berkembang di dunia kerja maupun wirausaha. Mari terus membawa nama baik almamater dengan semangat profesionalisme dan kepedulian sosial,” imbuhnya.

Tak hanya di tingkat nasional, Polije juga terus memperluas kiprahnya ke kancah internasional.

Tahun ini, kampus tersebut berhasil mencatat penerimaan mahasiswa baru terbanyak sepanjang sejarah, yakni sekitar 3.500 mahasiswa.

Selain itu, Polije juga menjadi tuan rumah ajang internasional Agricultural Innovation and Technology Competition (AITEc) yang diikuti enam negara dan berhasil meraih juara umum dalam bidang pertanian.

“Kepercayaan dan pengakuan internasional ini menunjukkan bahwa Polije mampu bersaing di tingkat global. Ini sejalan dengan visi kami untuk menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing di bidang agrotropika,” tegas Saiful.

Menutup prosesi wisuda, Saiful berharap seluruh lulusan terus menjaga nama baik almamater dan membawa semangat vokasi di setiap langkah karier mereka.

“Jangan pernah berhenti belajar. Teruslah berinovasi, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat. Jadilah kebanggaan Polije dan bukti nyata bahwa pendidikan vokasi bisa berdampak besar bagi bangsa,” pungkasnya.

IKAPJ dan CDC Mengadakan Job Fair di GOR Politeknik Negeri Jember

IKAPJ dan CDC Mengadakan Job Fair di GOR Politeknik Negeri Jember

Politeknik Negeri Jember merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasional, yaitu program pendidikan yang mengarah proses belajar mengajar pada tingkat keahlian, keterampilan, dan standar kompetensi yang spesifik.

Lulusan POLIJE memiliki kemampuan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan stakeholder, serta mempunyai kemandirian dalam berkarya dan berwirausaha berbasis IPTEKS yang diperolehnya.

Bagi mahasiswa yang sudah selesai menempuh pendidikan di POLIJE akan tergabung dalam wadah Ikatan Keluarga Alumni Politeknik Negeri Jember ( IKAPJ ).

IKAPJ dan CDC mengadakan JOB FAIR yang diselenggarakan pada Hari Sabtu, 2 Agustus 2025 dan berlangsung secara sukses.

Puluhan perusahaan dari berbagai latar belakang bisnis berpartisipasi aktif untuk mencari talenta terbaik yang datang pada saat acara JOB FAIR berlangsung.

Ribuan pelamar kerja datang dan melamar pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, bahkan alumni diluar kampus Polije juga hadir.

Dalam sesi diskusi Ari Prihastuti memandu acara dan dikemas secara menarik, turut hadir Ketua IKAPJ Firdaus Malik dan HRD PT East West Seed memberikan pemahaman dalam dunia kerja.

Job fair atau bursa kerja merupakan salah satu ajang penting yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan dalam satu tempat dan waktu.

Acara ini menjadi sarana strategis dalam dunia ketenagakerjaan karena memberikan berbagai manfaat baik bagi pencari kerja maupun pihak perusahaan.

Bagi pencari kerja, job fair menjadi kesempatan emas untuk menjelajahi berbagai peluang karier dalam waktu singkat.

Mereka dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan perusahaan, memperoleh informasi mendalam tentang posisi yang ditawarkan, budaya kerja, hingga proses rekrutmen.

Interaksi ini memberi keuntungan lebih dibandingkan hanya melamar secara online, karena pelamar dapat menunjukkan antusiasme dan kepribadian secara langsung, yang sering kali menjadi nilai tambah.

Selain itu, job fair juga memberikan kesempatan untuk mengikuti proses seleksi di tempat, mulai dari tes awal hingga wawancara singkat.

Otomatis akan mempercepat proses rekrutmen dan memungkinkan pencari kerja mendapatkan pekerjaan lebih cepat.

Job fair juga berguna sebagai ajang belajar, di mana para pencari kerja dapat mengetahui tren pasar tenaga kerja, kebutuhan industri, dan memperbaiki cara mereka mempresentasikan diri.

Perusahaan memperoleh manfaat besar dari keikutsertaan dalam job fair. Mereka bisa menjangkau lebih banyak kandidat potensial dalam waktu singkat, menghemat waktu dan biaya rekrutmen dibanding proses konvensional.

Disisi lain Job fair memungkinkan perusahaan untuk membangun citra positif sebagai tempat kerja yang aktif mencari talenta. Ini juga memberi kesempatan untuk menjelaskan visi, misi, serta nilai perusahaan secara langsung kepada calon karyawan.

Reuni Perak Alumni Politeknik Negeri Jember Angkatan 1997 Jadi Ajang Nostalgia

Reuni Perak Alumni Politeknik Negeri Jember Angkatan 1997 Jadi Ajang Nostalgia

Jember – Banyak manfaat psikologis yang didapat dari acara reuni, mulai dari bertemu kembali dengan teman lama, berbagi tawa, hingga mengenang masa lalu yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan rasa bahagia. Hal tersebut tergambar jelas dalam kegiatan Reuni Perak Alumni Politeknik Negeri Jember (Polije) Angkatan 1997 yang digelar pada Minggu, 6 Juli 2025 di Gedung Peternakan Polije.

Acara yang dihadiri lebih dari 100 alumni, baik secara langsung maupun melalui Zoom, berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Reuni tersebut menjadi ajang mempererat kembali silaturahmi yang sempat terputus akibat kesibukan masing-masing alumni.

Selain bernostalgia, pertemuan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring sosial dan profesional antaralumni. Interaksi yang terjalin selama acara memberikan ruang bagi para peserta untuk saling berbagi pengalaman hidup, karier, dan inspirasi setelah puluhan tahun berpisah sejak masa kuliah.

Menurut Zaenal Arifin, alumni Polije angkatan 1991, reuni bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga sarana untuk mengapresiasi proses tumbuh bersama di masa lalu.

“Momen ini menjadi sarana untuk mengapresiasi proses tumbuh bersama yang pernah terjadi, selain itu reuni alumni merupakan wadah potensial untuk membangun jejaring profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara Ikatan Alumni Politeknik Negeri Jember (IKAPJ) Arie Prihastuti menambahkan bahwa hubungan emosional yang telah terbentuk selama masa kuliah membuat kerja sama antarlulusan menjadi lebih mudah dan penuh kepercayaan.

“Banyak alumni Polije yang kini menempati posisi strategis di berbagai bidang. Reuni bisa menjadi awal kolaborasi baru untuk kemajuan bersama,” ungkapnya.

Ketua IKAPJ, Firdaus Malik, dalam sambutannya juga menegaskan bahwa reuni bukan hanya tentang kebersamaan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata kepada almamater.

“Melalui kegiatan ini, alumni dapat berdiskusi dan memberikan masukan konstruktif bagi pengembangan kampus, mulai dari kurikulum, fasilitas, hingga dukungan beasiswa bagi mahasiswa aktif,” jelasnya.

Menariknya, reuni kali ini tidak hanya dihadiri oleh alumni angkatan 1997. Chalcink, alumni peternakan angkatan 2015, turut hadir dan memberikan pandangan positif.

“Kehadiran alumni yang sukses bisa menjadi inspirasi bagi generasi penerus. Ini adalah bentuk terapi sosial alami yang memberikan kehangatan emosional dan rasa memiliki,” tutur Chalcink.

Dengan semangat kebersamaan dan kontribusi nyata terhadap almamater, Reuni Perak Polije 1997 membuktikan bahwa reuni bukan sekadar temu kangen. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah memperkuat jaringan sosial dan profesional, sekaligus merayakan perjalanan hidup para alumni yang terus berkiprah di berbagai bidang.